Destinasi Surabaya Pusat

1. Monumen Kapal Selam (MONKASEL)

IDENTITAS DESTINASI

Alamat: Jl. Pemuda No. 39, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur 60277
Jam Buka: 08.00–21.00
Rating: ⭐⭐⭐⭐ 4,5

DESKRIPSI PENJELASAN SEJARAH DESTINASI

Monumen Kapal Selam Surabaya adalah kapal selam asli (bukan replika) bernama KRI Pasopati 410, tipe Whiskey Class buatan Uni Soviet (Rusia) tahun 1952 di Vladivostok. Kapal ini resmi bergabung dengan TNI Angkatan Laut pada 29 Januari 1962 dan bertugas hingga 1989. KRI Pasopati 410 ikut serta dalam Operasi Trikora (1961–1962) untuk membebaskan Irian Barat (Papua Barat) dari penjajahan Belanda. Kapal ini melakukan operasi rahasia di belakang garis musuh, termasuk Pertempuran Laut Aru, memberikan tekanan psikologis dan mendukung kedaulatan wilayah Indonesia.

Pengunjung bisa masuk ke dalam kapal asli sepanjang 76,6 meter ini (ada 7 ruang utama: torpedo, komando, mess, mesin, dll.). Di dalamnya terdapat diorama, foto, dan penjelasan tentang kehidupan awak kapal (63 orang), teknologi kapal selam era 1950-an, serta peran kapal dalam operasi militer. Monumen ini juga menjadi simbol penghormatan kepada seluruh pahlawan laut Indonesia dan monumen kapal selam terbesar di Asia.

2. Kampung Heritage Lawang Seketeng

IDENTITAS DESTINASI

Alamat: Jl. Lawang Seketeng Gang 1, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur 60274
Jam Buka: 09.00–17.00
Rating: ⭐⭐⭐⭐ 4,8

DESKRIPSI PENJELASAN SEJARAH DESTINASI

Kampung Lawang Seketeng adalah salah satu kampung tertua di Surabaya yang masih mempertahankan jejak arsitektur dan kehidupan masa lalu. Diresmikan sebagai kampung wisata heritage oleh Pemerintah Kota Surabaya pada 11 November 2019 (bertepatan Hari Pahlawan).

Kampung ini menyimpan bangunan peninggalan kolonial Belanda (rumah jengki, rumah kayu, rumah puing) dan pra-kolonial (Langgar Duwur/Langgar Kayu, Sumur Jobong yang konon peninggalan era Majapahit). Pada masa perjuangan kemerdekaan, kampung ini menjadi tempat persembunyian dan markas strategi bagi Ir. Soekarno (Bung Karno) dan Bung Tomo beserta para pejuang lainnya untuk merencanakan serangan balasan terhadap penjajah.

3. Tugu Pahlawan

IDENTITAS DESTINASI

Alamat: Jl. Pahlawan, Alun-alun Contong, Kec. Bubutan, Surabaya, Jawa Timur 60174
Jam Buka: hari Selasa – Minggu jam 08.00-15.00 WIB (Hari Senin Tutup)
Rating: ⭐⭐⭐⭐ 4,7

DESKRIPSI PENJELASAN SEJARAH DESTINASI

sebuah monumen yang menjadi markah tanah Kota Surabaya. Tinggi monumen ini adalah 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (canalures) sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945. Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk Kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh Rakyat Indonesia. Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, di mana arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu bersama Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia. Monumen Tugu Pahlawan menjadi pusat perhatian setiap tanggal 10 November mengenang peristiwa pada tahun 1945 ketika banyak pahlawan yang gugur dalam perang kemerdekaan. 

4. Museum 10 Nopember

IDENTITAS DESTINASI

Alamat: Jl. Pahlawan, Alun-alun Contong, Kec. Bubutan, Surabaya, Jawa Timur 60174
Jam Buka: hari Selasa – Minggu jam 08.00-15.00 WIB (hari Senin Tutup)
Rating: ⭐⭐⭐⭐ 4,7

DESKRIPSI PENJELASAN SEJARAH DESTINASI

Museum Sepuluh Nopember mengoleksi benda-benda yang berkaitan dengan peristiwa Pertempuran Surabaya yang meliputi senjata dan seragam milik tentara Jepang, tentara Blok Sekutu dan rakyat Kota Surabaya. Museum Sepuluh Nopember dimiliki oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya dan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember. Kunjungan ke Museum Sepuluh Nopember dilakukan tiap hari Minggu hingga Jumat dengan membeli tiket masuk. Harga tiket bervariasi sesuai jumlah pengunjung dalam tiap kunjungan.

5. Museum H.O.S Tjokroaminoto

IDENTITAS DESTINASI

Alamat: Jl. Peneleh Gg. VII No.29-31, Peneleh, Kec. Genteng, Surabaya, Jawa Timur 60274
Jam Buka: 08.00–15.00
Rating: ⭐⭐⭐⭐ 4,8

DESKRIPSI PENJELASAN SEJARAH DESTINASI

Museum Rumah H.O.S. Tjokroaminoto memiliki nilai sejarah yang sangat penting dalam perkembangan pergerakan nasional Indonesia. Museum ini merupakan rumah peninggalan H.O.S. Tjokroaminoto, tokoh besar nasional yang dikenal sebagai “Guru Bangsa” karena pernah menjadi tempat belajar beberapa tokoh penting Indonesia, termasuk Ir. Soekarno.

Selain memiliki nilai edukatif mengenai sejarah perjuangan dan nasionalisme, museum ini juga berada di kawasan heritage Peneleh yang masih memiliki suasana kampung lawas khas Surabaya tempo dulu. Hal tersebut menjadikan destinasi ini tidak hanya sebagai tempat wisata sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman heritage tour yang memberikan pemahaman mengenai perkembangan sosial, budaya, dan perjuangan bangsa di Kota Surabaya.

Destinasi ini dipilih karena mampu mendukung konsep aplikasi wisata sejarah Surabaya melalui pengalaman wisata edukatif, heritage walking tour, dan story telling sejarah yang menarik bagi wisatawan lokal maupun luar kota.